Arsip Blog

Pengunjung Online

Total Pengunjung

PROGRAM KERJA



PROGRAM KERJA

WAKIL KEPALA MADRASAH BIDANG KURIKULUM

TAHUN PELAJARAN 2012/2013




Target Bidang Kurikulum:
1)    ..% guru mata pelajaran mendapatkan pelatihan baik melalui diklat maupun MGMP
2)    Adanya peningkatan rata-rata nilai Ujian Nasional sebesar 1 digit dibelakang koma
3)    ..0% siswa mendapat sertifikat Kompetensi
4)    Jumlah siswa lulus ..0%

No.

TUJUAN

SASARAN
KEGIATAN
INDIKATOR KEBERHASILAN
PENANGUNG JAWAB/ PELAKSANA
BATAS WAKTU
PROSES
M & E
SUMBER DAYA
KET
1.
Meningkatkan program kegiatan bidang kurikulum
Tercapai target bidang kurikulum tahun 2012/2013
·         Membuat program kerja tahunan
Ö        Adanya program kerja Waka bidang Kurikulum
q  Waka bidang kurikulum
Juli 2012
-
Ö        ATK

2.
Menjaring Siswa Baru melalui PSB
Kelompok belajar kelas 7
·         Bersama Waka kesiswaan menjaring siswa dengan aturan yang berlaku
·         Masa Orientasi Siswa Baru
·         Melaksanakan tes bakat dan minat pada masing-masing prog. keahlian
Ö        Adanya jumlah siswa yang diterima sesuai kemampuan
Ö        Siswa dapat mengenal lingkungan sekolah
Ö        Adanya kelompok belajar masing-masing prog. keahlian
q  Waka Bidang Kurikulum
q  Waka Bidang Kesiswaan
q  Kasubag TU
Juli 2012

-
Ö        ATK


3.
Menyusun KTSP, Silabus, Kalender Akademik, RPP/Modul
Sekolah memiliki dokumen KTSP, dan perangkat lampirannya
·         Workshop penyusunan KTSP, dan perangkat lampirannya
Ö        Adanya dokumen KTSP yang disahkan oleh Diknas Prop..............
q  Waka Kurikulum
Juli 2012
-
Ö        ATK

4.
Menetapkan kegiatan Proses Belajar Mengajar (KBM)
Guru dapat melaksanakan kegiatan KBM
·         Membuat kalender pendidikan dan analisa waktu efektif
·         Pembagian jam mengajar guru dan bimbingan konseling
·         Pembuatan jadwal pelajaran,
·         Pembagian wali kelas
·         Pembagian jadual piket
·         Mengkoordinasikan Pembuatan perangkat KBM (SAP/Silabus, Program tahunan, Program semester, RPP/modul)
·         Pembuatan jadwal Supervisi kunjungan kelas
·         Membuat buku daftar penilaian siswa
·         Adanya kalender pendidikan dan analisis waktu efektif
·         Adanya pembagian jam mengajar guru
·         Adanya jadwal diklat
·         Adanya pembagian wali kelas
·         Adanya jadual piket guru
·         Tersedianya perangkat KBM (SP, Program tahunan, Program semester)
·         Adanya jadwal supervisi kunjungan kelas
·         Adanya buku daftar penilaian dan daftar hadir siswa
q  Waka Bid. Kurikulum






Junli 2012

Ö  ATK
Ö  White board

5.
Menyusun program jam tambahan kelas  9
Penambahan Jam Belajar Kelas 9
·         Mengkoodinasikan kegiatan jam belajar tambahan krlas  9
·         Pembuatan jadwal jam tambahan
·         Penetapan guru bimbingan
·         Pelaksanaan jadwal jam tambahan
·         Melaksanakan Try Out Ujian Nasional
·         Adanya koordinasi pelaksanaan kegiatan jam tambahan kelas 9
·         Adanya jadwal jam tambahan
·         Adanya guru bimbingan
·         Adanya kegiatan jam tambahan kelas  9
·         Terlaksananya try out bagi siswa kelas  9
q  Kaur Kurikulum teori
Januari – April 2012

Ö  ATK

6.
Menyusun program pelatihan guru mata pelajaran
Mendorong guru mata pelajaran untuk mengembangkan materi pembelajaran melalui diklat atau MGMP
·         Mengusulkan diklat guru mata pelajaran
·         Mengupayakan kegiatan MGMP di sekolah
·         Adanya guru yang mengikuti diklat
·         Adanya kelompok MGMP
q  Waka Kurikulum
q  Kaur Kurikulum
Juni 2012

Ö   

7.
Melaksanakan Ujian Blok, Ujian Akhir Semester/ EBS siswa kelas  7 s.d.  9
Semua siswa mengikuti Ujian Blok, Ujian Akhir Semester/ EBS kelas  7 s.d. 9
·         Mengkoordinasikan jadwal ujian semester
·         Mengkoordinasikan pembuatan kisi-kisi, kartu soal
·         Mengkoodinasikan pembuatan naskah soal
·         Koreksi hasil ujian semester I dan II
·         Laporan kegiatan semester I dan semester II
·         Pengisan buku Raport Semester I dan II
·         Pembagian buku legger
·         Pengisian buku Induk
·         Adanya jadwal EBS
·         Adanya kisi-kisi, kartu soal
·         Adanya naskah soal Ujian Semester
·         Adanya hasil (Nilai Siswa)
·         Adanya nilai pada Raport
·         Adanya laporan kegiatan semwster I dan II
·         Adanya kumpulan nilai (siswa)
·         Adanya data pada buku Induk
q  Kaur kurikulum
q  Wali kelas
q  Staf TU

Des 2012
Juni 2012








Ö  ATK
Ö  Panpel Ujian
Ö  Buku Raport
Ö  Legger
Ö  Buku induk

8.
Pembagian hasil belajar siswa (Raport)
Semua siswa mendapatkan laporan hasil belajar
·         Pembagian buku laporan pendidikan
·         Siswa mendapatkan buku laporan pendidikan (Raport) tepat waktu
q  Waka Kurikulum
q  Wali kelas
Desember 2012

Ö  Buku Raport
Ö  ATK

9.
Penyusunan Daftar Peserta Ujian (DPU)
Siswa kelas 9 terdaftar sebagai peserta ujian
·         Menyusun DPU
·         Pengesahan DPU ke Diknas Prop..............
·         Adanya DPU yang benar dan akurat
q  Kasubag TU
q  Waka Kesiswaan
q  Waka Kurikulum
Nop 2012

Ö  ATK

...
Melaksanakan Ujian Kompetensi bagi siswa kelas  9
Semua siswa kelas  9  mengikuti ujian kompetensi
·         Mengkoodinasikan ujian kompetensi
·         Mengkoordinasikan penyusunan soal ujian kompetensi baik soal teori kejuruan (STK) dan soal ujian kompetensi (SUK)
·         Adanya jadual ujian kompetensi
·         Adanya tim penguji yang kompeten
·         Adanya STK dan SUK sesuai dengan juklak UN Produktif          
q  Kaur Kurikulum Praktik
April 2012
..
Ö  ATK
Ö  Tim penguji

11.
Melaksanakan US bagi siswa kelas 9
Siswa kelas  9 mengikuti kegiatan US baik praktik dan tertulis
·         Menyusun jadual US
·         Menyusun panitia US
·         Menyusun tim pengawas
·         Menyusun tim korektor/ penilai
·         Menyusun tim pengadaan soal
·         Menyusun tim penjaga soal
·         Membuat instrumen US
·         Adanya jadual US
·         Adanya panitia US
·         Adanya tim pengawas
·         Adanya tim korektor/ penilai
·         Adanya tim pengadaan soal
·         Adanya tim penjaga soal
·         Adanya instrumen US baik format penilaian, daftar hadir peserta dan daftar hadir pengawas
·         Adanya dokumen US
q  Waka Kurikulum
q  Kaur Kurikulum
q  Panitia Pelaksana

April 2012

Ö  ATK

12.
Melaksanakan UN bagi siswa kelas  9
Siswa kelas  9 mengikuti kegiatan UN baik praktik dan tertulis
·         Menyusun jadual UN
·         Menyusun panitia UN
·         Menyusun tim pengawas
·         Menyusun tim penjaga soal
·         Membuat instrumen UN
·         Adanyan jadual UN
·         Adanyan panitia UN
·         Adanyan tim pengawas
·         Adanyan tim penjaga soal
·         Adanyan instrumen UN
·         Adanya dokumen UN
q  Waka Kurikulum
q  Kaur Kurikulum
q  Panitia Pelaksana

Mei 2012

Ö  ATK

13.
Melaksanakan Rapat kelulusan siswa kelas  9
Siswa kelas  9   lulus atau tidak lulus berdasarkan hasil ujian dan rapat dewan guru
·         Melaksanakan rapat dewan guru dalam menentukan kelulusan siswa
·         Adanya keputusan rapat sesuai dengan kriteria kelulusan siswa
·         Adanya pengumunan kelulusan siswa kelas 9   tepat waktu
·         Adanya laporan kelulusan siswa kelas 9
·         Adanya notulen rapat kelulusan
q  Waka Kurikulum
q  Kaur Kurikulum
q  Dewan guru
Juni 2012

Ö  ATK

14.
Pembagian dokumen kelulusan siswa kelas  9
Siswa kelas  9
·         Melaksanakan pembagian dokumen siswa kelas  9
·         Siswa mendapat dokumen STL dan DAKOLNUN, Transkrip dan raport
·         Siswa mendapatkan Sertifikat Uji Kompetensi
·         Adanya Laporan Kelulusan
q  Tata Usaha
Juni 20..
-
Ö  ATK




                                                                                                                                                                                           ……………………….  20..
Mengetahui,                                                                                                                                                       Wakil Kepala Sekolah
Kepala Sekolah,                                                                                                                                                       Bid. Kurikulum,



.............                                                                                                                                                       .............
NIP. .............                                                                                                                                                       NIP. .......................


 RENCANA KERJA

WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM

TAHUN PELAJARAN 2012/2013


No.

TUJUAN

KEGIATAN
INDIKATOR KEBERHASILAN
PENANGUNG JAWAB/ PELAKSANA
WAKTU PELAKSANAAN
2012
2013
Juli
Agustus
September
Oktober
Nopember
Desember
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
1.
Meningkatkan program kegiatan bidang kurikulum
·      Membuat program kerja tahunan
·      Adanya program kerja Waka bidang Kurikulum
q Waka bidang kurikulum












2.
Menjaring Siswa Baru melalui PSB
·      Bersama Waka kesiswaan menjaring siswa dengan aturan yang berlaku
·      Masa Orientasi Siswa Baru

·      Adanya jumlah siswa yang diterima sesuai kemampuan
·      Siswa dapat mengenal lingkungan sekolah

q Waka Bidang Kurikulum
q Waka Bidang Kesiswaan
q Kasubag TU












3.
Menyusun KTSP, Silabus, Kalender Akademik, RPP/Modul
·      Workshop penyusunan KTSP, dan perangkat lampirannya
·      Adanya dokumen KTSP yang disahkan oleh Kanwil Kamenag Jabar.
q Waka Kurikulum












4.
Menetapkan kegiatan Proses Belajar Mengajar (KBM)
·      Membuat kalender pendidikan dan analisa waktu efektif
·      Pembagian jam mengajar guru dan bimbingan konseling
·      Pembuatan jadwal pelajaran,
·      Pembagian wali kelas
·      Pembagian jadual piket
·      Mengkoordinasikan Pembuatan perangkat KBM (SAP/Silabus, Program tahunan, Program semester, RPP/modul)
·      Pembuatan jadwal Supervisi kunjungan kelas
·      Membuat buku daftar penilaian siswa
·      Adanya kalender pendidikan dan analisis waktu efektif
·      Adanya pembagian jam mengajar guru
·      Adanya jadwal diklat
·      Adanya pembagian wali kelas
·      Adanya jadual piket guru
·      Tersedianya perangkat KBM (SP, Program tahunan, Program semester)
·      Adanya jadwal supervisi kunjungan kelas
·      Adanya buku daftar penilaian dan daftar hadir siswa
q Waka Bid. Kurikulum


















5.
Menyusun program jam tambahan kelas  9
·      Mengkoodinasikan kegiatan jam belajar tambahan krlas  9
·      Pembuatan jadwal jam tambahan
·      Penetapan guru bimbingan
·      Pelaksanaan jadwal jam tambahan
·      Melaksanakan Try Out Ujian Nasional
·      Adanya koordinasi pelaksanaan kegiatan jam tambahan kelas  9
·      Adanya jadwal jam tambahan
·      Adanya guru bimbingan
·      Adanya kegiatan jam tambahan kelas  9
·      Terlaksananya try out bagi siswa kelas  9
q Kaur Kurikulum teori












6.
Menyusun program pelatihan guru mata pelajaran
·      Mengusulkan diklat guru mata pelajaran
·      Mengupayakan kegiatan MGMP di sekolah
·      Adanya guru yang mengikuti diklat
·      Adanya kelompok MGMP
q Waka Kurikulum
q Kaur Kurikulum












7.
Melaksanakan Ujian Blok, Ujian Akhir Semester/ EBS siswa kelas  7 s.d.  9
·      Mengkoordinasikan jadwal ujian semester
·      Mengkoordinasikan pembuatan kisi-kisi, kartu soal
·      Mengkoodinasikan pembuatan naskah soal
·      Koreksi hasil ujian semester I dan II
·      Laporan kegiatan semester I dan semester II
·      Pengisan buku Raport Semester I dan II
·      Pembagian buku legger
·      Pengisian buku Induk
·      Adanya jadwal EBS
·      Adanya kisi-kisi, kartu soal
·      Adanya naskah soal Ujian Semester
·      Adanya hasil (Nilai Siswa)
·      Adanya nilai pada Raport
·      Adanya laporan kegiatan semwster I dan II
·      Adanya kumpulan nilai (siswa)
·      Adanya data pada buku Induk
q Kaur kurikulum
q Wali kelas
q Staf TU













8.
Pembagian hasil belajar siswa (Raport)
·      Pembagian buku laporan pendidikan
·      Siswa mendapatkan buku laporan pendidikan (Raport) tepat waktu
q Waka Kurikulum
q Wali kelas












9.
Penyusunan Daftar Peserta Ujian (DPU)
·      Menyusun DPU
·      Pengesahan DPU ke Diknas Prop..............
·      Adanya DPU yang benar dan akurat
q Kasubag TU
q Waka Kesiswaan
q Waka Kurikulum












...
Melaksanakan Ujian Kompetensi bagi siswa kelas XII
·      Mengkoodinasikan ujian kompetensi
·      Mengkoordinasikan penyusunan soal ujian kompetensi baik soal teori kejuruan (STK) dan soal ujian kompetensi (SUK)
·      Adanya jadual ujian kompetensi
·      Adanya tim penguji yang kompeten
·      Adanya STK dan SUK sesuai dengan juklak UN Produktif     
q Kaur Kurikulum Praktik












11.
Melaksanakan US bagi siswa kelas  9
·      Menyusun jadual US
·      Menyusun panitia US
·      Menyusun tim pengawas
·      Menyusun tim korektor/ penilai
·      Menyusun tim pengadaan soal
·      Menyusun tim penjaga soal
·      Membuat instrumen US
·      Adanya jadual US
·      Adanya panitia US
·      Adanya tim pengawas
·      Adanya tim korektor/ penilai
·      Adanya tim pengadaan soal
·      Adanya tim penjaga soal
·      Adanya instrumen US baik format penilaian, daftar hadir peserta dan daftar hadir pengawas
·      Adanya dokumen US
q Waka Kurikulum
q Kaur Kurikulum
q Panitia Pelaksana













12.
Melaksanakan UN bagi siswa kelas  9
·      Menyusun jadual UN
·      Menyusun panitia UN
·      Menyusun tim pengawas
·      Menyusun tim penjaga soal
·      Membuat instrumen UN
·      Adanyan jadual UN
·      Adanyan panitia UN
·      Adanyan tim pengawas
·      Adanyan tim penjaga soal
·      Adanyan instrumen UN
·      Adanya dokumen UN
q Waka Kurikulum
q Kaur Kurikulum
q Panitia Pelaksana













13.
Melaksanakan Rapat kelulusan siswa kelas  9
·      Melaksanakan rapat dewan guru dalam menentukan kelulusan siswa
·      Adanya keputusan rapat sesuai dengan kriteria kelulusan siswa
·      Adanya pengumunan kelulusan siswa kelas  9 tepat waktu
·      Adanya laporan kelulusan siswa kelas  9
·      Adanya notulen rapat kelulusan
q Waka Kurikulum
q Kaur Kurikulum
q Dewan guru












14.
Pembagian dokumen kelulusan siswa kelas  9
·      Melaksanakan pembagian dokumen siswa kelas  9
·      Siswa mendapat dokumen STL dan DAKOLNUN, Transkrip dan raport
·      Siswa mendapatkan Sertifikat Uji Kompetensi
·      Adanya Laporan Kelulusan
q Tata Usaha














                                                                                                                                                                                           ……………, …………….. 2012
Mengetahui,                                                                                                                                                       Wakil Kepala Sekolah
Kepala Sekolah,                                                                                                                                                       Bid. Kurikulum,



.............................                                                                                                                                                       ............................
NIP. ………………….                                                                                                                                                       NIP. ……………….





RENCANA AKSI (ACTION PLAN) PEMBINAAN KESISWAAN
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI CILEDUG
TAHUN PELAJARAN 2012/2013



No
KOMPONEN PEMBINAAN
RINCIAN KOMPONEN PEMBINAAN
PROGRAM /KEGIATAN
1.
Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
1.1      Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing
1.2      Memperingati hari-hari besar keagamaan
1.3      Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama
1.4      Membina toleransi kehidupan antar umat beragama;
1.5      Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan;
1.6      Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah.

2.
Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia
2.1      Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah
2.2      Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial)
2.3      Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan
2.4      Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama
2.5      Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah
2.6      Melaksanakan kegiatan 7K (Keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan kerindangan).

3.
Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
3.1      Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan /atau hari sabtu, serta hari-hari besar nasional
3.2      Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan Hymne)
3.3      Melaksanakan kegiatan kepramukaan
3.4      Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah
3.5      Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dan semangat perjuangan para pahlawan
3.6      Melaksanakan kegiatan bela negara
3.7      Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan lambang-lambang negara
3.8      Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara

4.
Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat
4.1      Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian
4.2      Menyelenggarakan kegiatan ilmiah
4.3      Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)
4.4      Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar
4.5      Mendesain dan memproduksi media pembelajaran
4.6      Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian
4.7      Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah
4.8      Membentuk klub sains, seni dan olahraga
4.9      Menyelenggarakan festival dan lomba seni
4.10    Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga.

5.
Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural
5.1      Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing
5.2      Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa
5.3      Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional
5.4      Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat
5.5      Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato
5.6      Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan
5.7      Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah.

6.
Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan
6.1      Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna
6.2      Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa
6.3      Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi
6.4      Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerin)
6.5      Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus

7.
Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi
7.1      Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat
7.2      Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS)
7.3      Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS
7.4      Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja
7.5      Melaksanakan hidup aktif
7.6      Melakukan diversifikasi pangan
7.7      Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah

8.
Pembinaan sastra dan budaya
8.1      Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra.
8.2      Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya
8.3      Meningkatkan daya cipta sastra
8.4      Meningkatkan apresiasi budaya

9.
Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
9.1      Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran
9.2      Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi
9.3      Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan.

10.
Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris
10.1    Melaksanakan lomba debat dan pidato
10.2    Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi
10.3    Melaksanakan kegiatan English Day
10.4    Melaksanakan kegiatan bercerita dalam bahasa Inggris (Story Telling)
10.5    Melaksanakan lomba puzzies words/scrabble


ADMINISTRASI KESISWAAN

1.    Pengertian
Administrasi kesiswaan merupakan usaha dan kegiatan yang meliputipengaturan tentang administrasi yang berkaitan dengan siswa dalam upaya mengembangkan potensi siswa. Administrasi Kesiswaan berhubungan dengan Tata Usaha dalam penyimpanan data-data siswa. Penyimpanan data tersebut harus ditangan oleh satu orang saja, jika ditangani oleh beberapa orang maka akan mempersulit dalam pencariannya. Administrasi murid dibagi dalam berbagai file, diantaranya :
A.    Buku Induk
Buku Induk berisi tentang data pribadi siswa yang meliputi : nama siswa, nama orang tua, tempat tanggal lahir, alamat siswa, alamat orang tua, dll yang meliputi tentang siswa itu sendiri.
B.    Presensi Siswa
Berisi tentang kehadiran siswa setiap hari selama 1 bulan dan setelah itu direkap sebagai laporan kepada wali kelas.
C.    Jurnal Kelas
Berisi tentang kegiatan proses belajar mengajar dalam kelas perjam pelajaran.
D.   Laporan Hasil Nilai Siswa
Berisi tentang hasil nilai yang telah dilaksanakan dalam 1 semester oleh siswa.

2.    Tujuan
Tujuan administrasi kesiswaan adalah mengatur kegiaatan-kegiatan peserta didik dari mulai masuk sampai lulus sekolah. Pengaturan kegiatan peserta didik tersebut diarahkan pada peningkatan mutu kegiatan belajar mengajar baik intra maupun ekstrakurikuler, sehingga memberikan kontribusi bagi pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah serta tujuan pendidikan secara keseluruhan.

3.    Perencanaan dan Penerimaan Siswa Baru
Ruang lingkup administrasi kesiswaan meliputi:
A.    Perencanaan
Perencanaan merupakan terjemahan dari kata planning. Yang dimaksud dengan perencanaan adalah memikirkan di muka tentang apa-apa yang harus dilakukan. Muka di sini perlu diberi garis bawah, oleh karena ia berkenaan dengan kurun waktu dan bukan kurun tempat. Perencanaan sendiri adalah aktivitasnya, sedangkan hasil dari perencanaan tersebut adalah rencana yang berwujud rumusan tertulis. Dengan perkataan lain, jika rencana yang terumus secara tertulis tersebut belum ada maka aktivitas perencanaan tersebut belum selesai atau belum berhasil. Perencanaan peserta didik adalah suatu aktivitas memikirkan di muka tentang hal-hal yang harus dilakukan berkenaan dengan peserta didik di sekolah, baik sejak peserta didik akan memasuki sekolah maupun mereka akan lulus dari sekolah. Yang direncanakan adalah hal-hal yang harus dikerjakan berkenaan dengan penerimaan peserta didik sampai dengan pelulusan peserta didik.
B.    Penerimaan Siswa Baru (PSB)
Penerimaan siswa baru meliputi kegiatan: Penetuan kebijakan PSB, sistem PSB, kriteria PSB, Prosedur PSB, dan pemecahan problemproblem PSB. Sebagai dasar pembuatan kebijakan mengenai proses penerimaan peserta didik atau penerimaan siswa baru, Permendikanas Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, menggariskan ketentuan yang berkenaan dengan criteria calon peserta didik dan norma-norma pelaksanaan penerimaan peserta didik.
C.    Kriteria calon peserta didik
1)    SD/MI berusia sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun, pengecualian terhadap usia peserta didik yang dari 6 (enam) tahun dilakukan atas dasar rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten, seperti koselor sekolah/madrasah maupun psikolog.
2)    SDLB/SMPLB/SMALB berasal dari peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, intelektual, mental, sensorik, dan/atau sosial,
3)    SMP/MTs berasal dari lulusan SD, MI, Paket A atau satuan pendidikan bentuk lainnya yang sederajat.
4)    SMA/SMK, MA/MAK berasal dari anggota masyarakat yang telah lulus dari SMP/MTs, Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat.
D.   Penerimaan Peserta didik sekolah/madrasah dilakukan
1)    Secara objektif, transparan, dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam aturan sekolah/madrasah.
2)    Tanpa diskriminasi atas dasar pertimbangan gender, agama, etnis, status sosial, kemampuan ekonomi bagi SD/MI, SMP/Mts penerima subsidi dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.
3)    Berdasar kriteria hasil ujian nasional bagi SMA/SMK, MA/MAK
4)    Sesuai dengan daya tampung sekolah/madrasah.
4.    Pembinaan Kesiswaan
A.    Dasar Pemikiran
Peningkatan mutu pendidikan di sekolah tidak hanya terpaku pada pencapaian aspek akademik, melainkan aspek non-akademik juga, baik penyelenggaraannya dalam bentuk kegiatan kurikuler ataupun ekstra-kurikuler, melalui berbagai program kegiatan yang sistematis dan sistemik. Dengan upaya seperti itu, peserta didik (siswa) diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang utuh, hingga seluruh modalitas belajarnya berkembang secara optimal. Di samping itu, peningkatan mutu diarahkan pula kepada guru sebagai tenaga kependidikan yang berperan sentral dan strategis dalam memfasilitasi perkembangan pribadi peserta didik di sekolah. Peningkatan mutu guru merupakan upaya mediasi dalam rangka pembinaan kesiswaan. Tujuan dari peningkatan mutu guru adalah pengembangan kompetensi dalam layanan pembelajaran, pembimbingan, dan pembinaan kesiswaan secara terintegrasi dan bermutu.  Dengan demikian, dalam pembinaan kesiswaan terlingkup program kegiatan yang langsung melibatkan peserta didik (siswa) sebagai sasaran, ada pula program yang melibatkan guru sebagai mediasi atau sasaran antara (tidak langsung). Namun, sasaran akhir dari kinerja pembinaan kesiswaan adalah perkembangan siswa yang optimal, sesuai dengan karakteristik pribadi, tugas perkembangan, kebutuhan, bakat, minat, dan kreativitasnya.
B.    Kompetensi Pembina Kesiswaan
Walaupun di sekolah-sekolah telah ada wakil kepala sekolah urusan kesiswaan, akan tetapi sifatnya koordinatif dan administratif. Ia bertugas mewakili kepala sekolah dalam hal memadukan rencana serta mengkoordinasikan penyelenggaraan pembinaan kesiswaan sebagai bagian yang terpadu dari keseluruhan program pendidikan di sekolah. Pada dasarnya, pembinaan kesiswaan di sekolah merupakan tanggung jawab semua tenaga kependidikan. Guru adalah salah satu tenaga kependidikan yang kerap kali berhadapan dengan peserta didik dalam proses pendidikan. Guru sebagai pendidik bertanggungjawab atas terselenggaranya proses tersebut di sekolah, baik melalui bimbingan, pengajaran, dan atau pelatihan. Seluruh tanggung jawab itu dijalankan dalam upaya memfasilitasi peserta didik agar kompetensi dan seluruh aspek pribadinya berkembang optimal. Apabila guru hanya menjalankan salah satu bagian dari tanggung jawabnya, maka perkembangan peserta didik tidak mungkin optimal. Dengan kata lain, pencapaian hasil pada diri peserta didik yang optimal, mempersyaratkan pelayanan dari guru yang optimal pula. Oleh karena guru merupakan tenaga kependidikan, maka guru pun bertanggungjawab atas terselenggaranya pembinaan kesiswaan di sekolah secara umum dan secara khusus terpadu dalam setiap mata pelajaran yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Dengan demikian, setiap guru sebagai pendidik seyogianya memahami, menguasai, dan menerapkan kompetensi bidang pembinaan kesiswaan.
Dalam kerangka berpikir dan bertindak seperti itulah dikembangkan standar kompetensi guru bidang pembinaan kesiswaan, yang selanjutnya dirinci ke dalam sub-sub kompetensi dan indikator-indikator sebagai rujukan penyelenggaraan pembinaan kesiswaan. Keseluruhan indikator yang diturunkan dari enam kompetensi dasar yang dimaksud dapat dijadikan acuan, baik bagi penyelenggaraan pembinaan kesiswaan secara umum dalam program pendidikan di sekolah, maupun secara khusus terpadu dalam program pembelajaran dan bimbingan yang menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran dan guru pembimbing.
C.    Fungsi dan Tujuan
Fungsi dan tujuan akhir pembinaan kesiswaan secara umum sama dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II, Pasal 3, yang berbunyi sebagai berikut. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
D.   Kaitan Kompetensi Dengan Materi
Materi program pembinaan kesiswaan dikembangkan dari enam kompetensi standar yang harus dikuasai oleh guru pembina kesiswaan. Dalam penerapannya, para guru diharapkan berangkat dari pengkajian secara seksama terhadap setiap kompetensi, sub kompetensi, dan indikator-indikator tersebut. Selanjutnya dipertimbangkan kesesuaiannya dengan bidang masing-masing dan atau bidang kegiatan bakat, minat, dan kreativitas siswa. Pada giliran berikutnya, para guru dapat menuangkan hasil pengkajian itu ke dalam rancangan program pembinaan kesiswaan yang terpadu dalam keseluruhan program pendidikan di sekolah.
Matrik berikut menunjukkan keterkaitan antara kompetensi dengan materi bidang pembinaan kesiswaan. Dengan mencermati matrik yang dimaksud, para guru diharapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang kompetensi dan materi bidang pembinaan kesiswaan. Dari gambaran yang jelas, selanjutnya para guru dapat merancang, melaksanakan, dan menilai program pembinaan kesiswaan secara komprehensif.
E.    Materi Program
Dalam keseluruhan program Direktorat PSMP, program-program pembinaan kesiswaan termasuk kelompok bidang peningkatan mutu. Di dalam kelompok program peningkatan mutu terdapat bagian-bagian atau sub kelompok program yang memayungi program-program pembinaan kesiswaan. Berdasarkan sub kelompok program peningkatan mutu, program-program pembinaan kesiswaan ada yang langsung melibatkan siswa sebagai sasaran kegiatan, ada pula yang melibatkan guru sebagai sasaran tidak langsung (mediasi/sasaran antara). Adapun sub kelompok program pembinaan kesiswaan meliputi sebagai berikut.
1)    Lokakarya Kegiatan Kesiswaan , terdiri dari: (a) Kegiatan yang bersifat akademik, dan (b) Kegiatan non-akademik.
2)    Pengembangan Program Kesiswaan , meliputi pengembangan: (a) klub olah raga siswa, (b) klub bakat, minat, dan kreativitas siswa, (c) etika, tata tertib, dan tata kehidupan sosial di sekolah, dan (d) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
3)    Program Pra-vokasional untuk siswa SMP dinamakan Program Pendidikan Berorientasi Kecakapan Hidup Melalui Pendidikan Pra-vokasional.
4)    Program Lomba Kesiswaan , meliputi: (a) International Junior Science Olympiad/IJSO, (b) Olimpiade Sains Nasional untuk Siswa SMP, (c) Lomba Penelitian Ilmiah Pelajar (LPIP), (d) Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Siswa SMP, (e) Lomba Mengarang Dalam Bahasa Indonesia, (f) Lomba Pidato Dalam Bahasa Inggris, dan (g) Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) untuk Siswa SMP Terbuka.
5)    Pembinaan Lingkungan Sekolah , terdiri dari: (a) Asistensi Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, (b) Program Pembinaan Sekolah Sehat (Lomba Sekolah Sehat/LSS), dan (c) Program Pendidikan Budi Pekerti.
F.    Strategi Pelaksanaan
Sesuai dengan tujuan dan karakteristik materi program pembinaan kesiswaan tersebut di atas, maka strategi yang digunakan meliputi pelatihan (terintegrasi dan distrik), lokakarya, kunjungan sekolah (school visit), dan perlombaan/pertandingan (bersifat kompetisi). Penggunaan jenis strategi bersifat fleksibel, dalam arti dapat digunakan satu strategi untuk program tertentu, dan atau beberapa strategi dikombinasikan dalam pelaksanaan satu atau beberapa program, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pelaksanaan. Di samping itu, dasar pertimbangan penggunaan suatu strategi mencakup aspek-aspek sebagai berikut: (1) keluasan materi dan sasaran program, (2) waktu dan tempat penyelenggaraan, (3) tenaga pelaksana, dan (4) dana yang tersedia.
Strategi pelatihan terintegrasi berbasis kompetensi digunakan dalam program pembinaan kesiswaan yang melibatkan sasaran guru atau tenaga pendidikan, dan pelaksanaan pelatihan itu merupakan bagian dari program pelatihan lainnya (program induk) yang serumpun. Dalam hal ini, baik biaya, tenaga pelatih, maupun bahan atau materi pelatihan program pembinaan kesiswaan merupakan bagian dari program induk.
Strategi pelatihan distrik (district training) merupakan bentuk pengembangan kapasitas aparat pendidikan tingkat provinsi, kabupaten-kota, dan atau sekolah yang diselenggarakan di tingkat provinsi tentang program pembinaan kesiswaan tertentu atau program yang serumpun. Tentu saja, biaya, tenaga pelatih, dan bahan atau materi pelatihan berasal dari pusat, sedangkan tempat/lokasi pelatihan dikoordinasikan dengan pihak provinsi. Strategi lokakarya (workshop) digunakan dalam rangka menghasilkan sesuatu, baik berupa rumusan acuan, rencana kegiatan, pengembangan teknik atau instrumen, maupun kesamaan persepsi, wawasan, dan komitmen untuk kepentingan pelaksanaan program yang terlingkup dalam bidang pembinaan kesiswaan. Lokakarya dapat diselenggarakan secara nasional atau di tingkat pusat, dan dapat pula dibagi menjadi beberapa region penyelenggaraan. Kunjungan sekolah (school visit) merupakan strategi yang digunakan dalam bentuk kegiatan pemantauan (monitoring), penilaian (evaluasi), pengamatan (observasi), studi kasus, dan atau konsultasi klinis-pengembangan, baik tentang persiapan, pelaksanaan, maupun hasil suatu program pembinaan kesiswaan. Strategi kunjungan sekolah dilaksanakan terutama untuk mempersempit kesenjangan antara kebijakan yang dihasilkan di tingkat pusat dengan pelaksanaan suatu program pembinaan kesiswaan di tingkat sekolah sasaran.
Perlombaan merupakan strategi pelaksanaan program pembinaan kesiswaan yang bersifat kompetitif, melibatkan siswa atau sekolah peserta secara langsung dalam suatu event atau kegiatan, baik yang bertaraf internasional maupun nasional. Strategi perlombaan dapat dilaksanakan sebagai kegiatan tunggal (bukan kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap dari tingkat bawah), dapat pula (lazimnya) dilakukan secara bertahap dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional ataupun internasional.
G.   Evaluasi
Evaluasi perlu dilakukan untuk mengukur kadar efektivitas dan efisiensi setiap program pembinaan kesiswaan. Pada gilirannya, hasil evaluasi dapat dijadikan dasar pertimbangan lahirnya kebijakan tentang tindak lanjut program. Prinsip evaluasi tersebut mengindikasikan bahwa evaluasi seyogianya dilakukan terhadap setiap program pembinaan kesiswaan, baik berkenaan dengan aspek persiapan, pelaksanaan, maupun hasil. Setiap aspek program perlu dievaluasi dengan mempergunakan instrumen yang terandalkan dan petugas evaluasi yang kompeten, sehingga hasil evaluasi dapat dipertanggungjawabkan dan berguna untuk pengambilan keputusan.
H.   Pelaporan
Pelaporan setiap program pembinaan kesiswaan didasarkan atas data dan atau informasi yang dihasilkan dari kegiatan evaluasi. Agar keotentikan laporan diperoleh, maka laporan disusun secara komprehensif setelah selesai pelaksanaan suatu program. Pelaporan untuk setiap program pembinaan kesiswaan merupakan bagian dari tugas penanggung-jawab program yang bersangkutan. Format laporan disesuaikan dengan kebutuhan atau panduan masing-masing satuan program. Dengan demikian, pelaporan dipandang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan suatu program. (ditulis oleh : Mamat Supriatna).
5.    Instrumen Pengelolaan Siswa
Menurut Arikunto (1988), catatan tentang data siswa di sekolah dibedakan atas dua jenis yaitu :
1)    Catatan data siswa untuk sekolah, yang meliputi : buku induk, buku kleper, catatan tata tertib sekolah, yaitu kumpulan semua peraturan (bersifat umum dan khusus, ada yang dari pemerintah dan ada dari produk sekolah itu sendiri).
2)    Catatan siswa untuk masing-masing kelas yaituü : buku kelas yang merupakan cuplikan dari buku induk, buku presensi kelas, buku catatan Bimbingan dan konseling, buku catatan prestasi murid, yang meliputi buku daftar nilai dan buku lagger, buku rapar dan buku mutasi.
6.    Peranan Guru dalam Administrasi Kesiswaan
Beberapa peranan guru dalam administrasi kesiswaan itu di antaranya adalah:
A.    Dalam penerimaan siswa, para guru dapat dilibatkan untuk ambil bagian. Di antara mereka dapat ditunjuk menjadi panitia penerimaan yang dapat melaksanakan tugas-tugas teknis mulai dari pencatatan penerimaan sampai dengan pelaporan pelaksanaan tugas.
B.    Dalam masa orientasi, tugas guru adalah membuat agar para siswa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya. Peranan guru dalam hal ini sangat penting, karena andaikata terjadi salah langkah pada saat pertama, dapat berakibat kurang menguntungkan bagi jiwa anak untuk waktu-waktu selanjutnya.
C.    Untuk pengaturan kehadiran siswa di kelas, guru mempunyai andil yang besar juga. Guru diharapkan mampu mencatat/ merekam kehadiran ini meskipun dengan sederhana akan tetapi harus baik. Data kehadiran ini dimungkinkan untuk bahan
pertimbangan penilaian terhadap siswa, misalnya sebagai pertimbangan dalam menetapkan kenaikan kelas.
D.   Dalam memotivasi siswa untuk senantiasi berprestasi tinggi, guru juga harus mampu menciptakan suasana yang mendukung hal tersebut. Hal ini dapat mereka lakukan misalnya dengan membuat grafik prestasi belajar siswa-siswanya. 

DUA BELAS LANGKAH TUGAS WALI KELAS
  1. Mengetahui Tugas pokoknya sebagai Wali kelas Yaitu
    1. Mewakili orang tua dan Kepala Sekolah dalam lingkungan kelasnya.
    2. Membina Kepribadian dan Budi Pekerti siswa di kelasnya.
    3. Membantu Pengembangan Kecerdasan siswa dikelasnya.
    4. Membantu Pengembangan Kepemimpinan siswa dikelasnya.
  1. Mengetahui Jumlah anak didik dikelasnya.
  1. Mengetahui Nama anak didik dikelasnya.
  1. Mengetahui Identitas anak didik dikelasnya, antara lain dengan cara memanggil seorang demi seorang anak didiknya untuk menyesuaikan isi kartu pribadi dengan keadaan sebenarnya (administrasi kelas yang lengkap dan rapi).
  1. Mengetahui kehadiran siswa setiap hari dikelasnya dan memberikan laporan kepada kepala sekolah setiap hari sabtu, untuk di dicari solusinya dalam rapat pada hari senin dengan semua majelis guru, sehingga semua permasalahan dikelas dapat diminimalkan dan dituntaskan untuk kelancaran pembelajaran dikelas.
  1. Mengetahui masalah-masalah anak didik di kelasnya seperti masalah Pembelajar- an, ekonomi dan sosial, sama seperti point lima (memberikan laporan kepada Kepala Sekolah) dan juga kepada Guru BK untuk mengetahui masalah yang sebenarnya.
  1. Mengadakan Penilaian terhadap siswa dikelasnya yaitu : Kelakuan, Kerajinan, dan kerapian dengan menggunakan Buku catatan Khusus dan instrumen yang telah disahkan bersama oleh kelompok walikelas, untuk dicantumkan didalam buku laporan prestasi siswa setiap semester.
  1. Mengambil tindakan untuk mengatasi masalah siswa dikelasnya, dengan bukti bukti pelanggaran yang tertulis yang telah dibukukan dan didokumenkan yang telah telah disahkan dengan penanda tanganan , yang penyelesaiannya melalui mekanisme yang jelas (Guru, guru Pembina, Guru BK, Wakasek, dan Kepala Sekolah/Mejelis guru).
  1. Memperhatikan Prestasi siswa (Nilai Harian, Nilai ujian Semester, Ujian Akhir) dan memotivasi siswa dalam belajar sehingga siswa yang remedial dapat terlak sana dengan baik dan tepat waktu sehingga semua siswa dikelasnya tuntas untuk semua mata pelajaran dan tidak menjadi kendala dalam persyaratan nilai  kenaik an kelas dan kriteria nilai untuk penjurusan serta kriteria untuk lulus ujian akhir.
  1. Setiap hari (pagi dan siang) memperhatikan kebersihan didalam kelas dan dilingkungan sekitar kelasnya dalam keadaan selalu bersih dan kondisi yang selalu dalam indah dengan menghias kelasnya dengan acesories yang terjaga dengan baik, baik bunga maupun tulisan dalam bentuk ajakan dan kata-kata mutiara (Indoensia,Inggris,Malayu dan arab),untuk menjamin Kesehatan dan Kesejahteraan siswa di kelas tersebut.
  1. Membina Suasana Kekeluargaan dikelas dengan selalu memberikan Nasehat kepada siswanya setiap saat, agar wali Kelas benar-benar menjadi orang tua kedua bagi siswa sehingga prilaku siswa dapat terbina dan terkendali.
  1. Memberikan Laporan kepada Kepala sekolah secara kontinu, yaitu :     
    1. Laporan absensi siswa disampaikan Setiap hari sabtu.
    2. Laporan keadaan guru yang mengajar dan keadaan PBM dan penunjang lainnya dikelasnya yang disampaikan setiap hari sabtu.
 Catatan Khusus Kepala Sekolah untuk Wali Kelas :
  1. Semua Wali Kelas setiap Pukul 12.00 Wib (siang) agar kekelas masing-masing untuk menyuruh siswanya Sholat Zuhur berjamaah dan memberikan laporan kepada kepala sekolah untuk penilian mata pelajaran Agama Islam.
  2. Semua wali kelas agar kekelasnya masing-masing untuk menyuruh siswanya  segera ketempat kegiatan yang diadakan seperti lapangan Upacara, Aula, dan taman ............., agar kegiatan yang kita adakan dapat terlaksana dengan lancar dan tepat waktu sehingga tidak menggnggu waktu PBM berikutnya.
  3. Semua wali Kelas agar dapat membantu Bendahara Komite untuk menyampaikan Sumbangan Uang sekolah  dan memotivasi siswa agar mau membayar tepat pada waktunya.
  4. Menyampaikan Laporan Bulanan dikumpulkan tgl 5 setiap bulannya
PABUARAN, .... Juli 2012
Kepala MTsN CILEDUG




Drs. H, ABU HANIFAH CH,BAE, MPd
Pembina TK.I.
Nip................